Berita Daerah
Senin 27 Mei 2019 08:08:00

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) kembali menggelar Festival Kriang-Kriut, di tahun sebelumnya festival obor / pelita yang diinisiasi oleh pihak kelurahan Mendawai kali ini dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Festival Kriang-Kriut tahun 2019 kali ini diikuti oleh masyarakat di bantaran sungai Arut yang terdiri dari lima kelurahan, diantaranya ialah kelurahan Mendawai, kelurahan Mendawai Seberang, kelurahan Raja, kelurahan Raja Seberang dan kelurahan Baru. Seremoni pembukaan dilaksanakan pada Minggu malam (26/5/2019) di kawasan Kampung Sega Mendawai (Waterfront City) oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, S.H.,M.H. yang ditandai dengan pemukulan kendang dan penyalaan kriang-kriung. Festival ini akan berlangsung selama lima hari hingga 30 Mei 2019.

Dalam sambutannya Hj. Nurhidayah menyampaikan jika festival ini memiliki makna strategis dalam upaya menjaga dan melestarikan sekaligus mewariskan peninggalan budaya kepada generasi penerus. “Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini merupakan event yang bertujuan untuk menggali kreatifitas dan rasa memiliki terhadap budaya nasional terutama budaya daerah,” kata Hj. Nurhidayah.
Kriang-kriut adalah sebutan warga Pangkalan Bun (Mendawai) bagi pelita / obor, beberapa warga menyebutnya dengan lampu canting. Budaya Kriang-Kriut ini dahulu dilakukan sebagian warga Kobar untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan cara menyalakan lampu canting yang ditempatkan di halaman rumah. Namun karena perkembangan jaman, budaya menyalakan Kriang-Kriut belakangan mulai tidak dilakukan. Saat ini, Kriang-Kriut mulai digelar kembali dalam bentuk festival. Bagi generasi tua kegiatan ini menjadi momen kilas balik mengenang masa lalu, dan bagi generasi muda, kegiatan ini mampu menjadi media pembelajaran akan budaya leluhur.

Hj. Nurhidayah menambahkan, festival ini mampu menjadi ruang dan sarana untuk mengenalkan seni budaya tradisi Kotawaringin Barat kepada seluruh lapisan masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional, bahkan ke mancanegara. Hj. Nurhidayah juga meyakini jika festival ini menambah khasanah baru dalam pengembangan pariwisata di Kobar termasuk juga akan mendorong bertumbuhnya ekonomi kreatif.
Hj. Nurhidayah juga menyampaikan harapannya, melalui festival Kriang-Kriut ini, berbagai potensi seni budaya, kearifan lokal dan kratifitas yang selama ini menjadi akar tradisi akan tersu terbina dan ditumbuhkembangkan. Dirinya yakin jika festival ini akan menjadi asset budaya dan pariwisata yang nantinya akan dapat menarik kunjungan wisatawan
Penulis : Christian Ribut YS, S.Sos

admin | 27-05-2019 09:04:54

Kepala Daerah
Kab. Kotawaringin Barat

Nomor Telepon Penting

Kontak

  • Kantor Bupati
    0532-21010
    -
  • Polres Kobar
    0532 21110
    -
  • Satlantas Kobar
    0532-21770
    -
  • Damkar Kobar
    0532-22008
    -
  • Satpol PP Kobar
    0532-25052
    -
  • PDAM Kobar
    0532-21260
    -
  • PLN Kobar
    0532-24123
    -